header

Minggu, 13 April 2014

MINGGU PALMA

MINGGU PALMA

Palma, Ranting Zaitun dan Dedaunan Lain
“Pekan Suci mulai dengan Minggu Palma atau Minggu Sengsara yang memadukan kemegahan rajawi Kristus dan pemberitahuan sengsaraNya.”

Prosesi, yang mengenang Kristus memasuki kota Yerusalem sebagai Mesias, memiliki corak popular dan penuh sukacita. Kaum beriman biasanya membawa palma atau ranting-ranting zaitun atau dedaunan lain yang diberkati pada Upacara Minggu Palma ke rumah masing-masing atau ke tempat kerja.

Minggu, 16 Maret 2014

Wawasan Katolik Ku

Wawasan Katolik Ku

Apakah “Lima Perintah Gereja ” itu?

  1.  Rayakan hari raya yang disamakan dengan hari Minggu.
  2. Ikutlah Ekaristi pada hari Minggu dan pada hari raya yang diwajibkan; dan jangan melakukan pekerjaan yang dilarang pada hari itu.
  3. Berpuasa dan berpantanglah pada hari yang ditentukan.
  4. Mengaku dosalah sekurang-kurangnya sekali setahun.
  5. Menyambut tubuh Tuhan pada masa Paskah.

Senin, 10 Maret 2014

MASA PRAPASKAH – MASA PUASA

MASA PRAPASKAH – MASA PUASA
Masa Prapaskah juga disebut masa puasa.
Tindakan puasa mempunyai beberapa maksud.
Beberapa kutipan dari buku “Youcat Indonesia” ini menjelaskan
Beberapa maksud puasa dalam Gereja Katolik.

Apa saja sarana di dalam Gereja untuk pengampunan dosa?
Pengampunan dosa terjadi dalam sakramen baptis. Sakramen pengampunan perlu dilakukan untuk mengampuni dosa-dosa berat dan dosa-dosa ringan. Membaca Kitab Suci, berdoa, berpuasa dan menjalankan perbuatan baik menjadi wujud dari rahmat pengampunan yang kita terima.

Persiapan apa saja yang diperlukan untuk menerima Tubuh Kristus?
Sesorang yang ingin menerima Tubuh Kristus haruslah seorang Katolik. Jika ia mempunyai dosa berat dalam kesadarannya, maka dia harus mengaku dosa kepada imam. Sebelum mendekati altar, seseorang harus berdamai dulu dengan sesamanya. Sejak beberapa tahun lalu ada praktek tidak makan apapun, sekurang-kurangnya tiga jam sebelum perayaan ekaristi. Itulah cara umat bersiap diri untuk berjumpa dengan Kristus dalam Hosti Kudus. Kini Gereja menganjurkan sekurang-kurangnya satu jam berpuasa sebelum menyambut Tubuh Kristus. Tanda lain penghormatan kepada ekaristi adalah pakaian yang terbaik, kerena bagaimanapun kita berjumpa dengan Tuhan Penguasa dunia ini.

Senin, 30 Desember 2013

Ajaran Cinta Kasih Katolik

Apa itu KATOLIK ? 

Apakah katolik hanya sekedar agama atau sarana manusia berkomunikasi dengan Tuhan ?

Cinta sesuatu yang umum yang semuakalangan mengetahuinya. Bila dihubungkan dengan Katolik, cinta yang dimaksud adalah cinta kasih. Sumber cinta kasih adalah teladan Yesus Kristus. Tanpa cinta kasih yang dilakoni Yesus Kristus maka tak ada keselamatan. Sebab karena cinta-Nya, Yesus Kristus rela sengsara dan wafat di kayu salib untuk menyelamatkan umat manusia. Namun, saat ini realitas cinta sesungguhnya sudah “nge-blur”. Kini, kebanyakan dari kita memaknai cinta lebih kepada apa yang kita terima daripada apa yang kita beri.

Rata-rata kita (orang muda) mendekatkan cinta dengan napsu. Banyak dari kita berpendapat bahwa cinta dan napsu itu beda tipis. Sesuai dengan kata kata Paus Benedictus XVI, dimana paus mengklasifikasikan bahwa cinta terdiri atas EROS, AGAPE, dan LOGOS. Sementara sex merupakan anugerah dari Tuhan untuk manusia bisa mengungapkan apa itu cinta akan tetapi anugerah tersebut dapat menjadi jahat jika terjadi di saat yang tidak tepat.

Minggu, 29 Desember 2013

Perihal Doa yang sesuai ajaran Yesus

Benarkah Doa Rosario, Novena, dan Litani dilarang oleh Yesus?

Umat Katolik sangat akrab dengan doa Rosario, novena dan litani. Namun doa – doa ini juga sering diserang. Inilah satu kutipan dari sebuah buku yang mengkritik doa – doa itu :

“Janganlah mengulang – ulang doa, itulah pengajaran Yesus dalam MAT 6:7. Dikatakan : ‘Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele – tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah’. Terjemahan dalam Bahasa Indonesia itu tidak tepat, sebab dalam Bahasa Inggris bunyinya adalah : “Do not pray in repetition… “. Jadi yang dimaksud Yesus adalah agar kita tidak mengulang – ulang kalimat – kalimat dalam doa kita!
Maka, saya menghimbau saudara – saudara saya dari umat Katolik untuk mematuhi ajaran Yesus ini. Tinggalkanlah cara Anda berdoa yang mengulang – ulang itu! Doa Novena, doa Rosario, doa Litani dan lainnya. Anda ditempelak oleh Yesus Kristus dengan ‘kafir’, kalau terus berdoa demikian! Dan doa – doa saudara belum tentu dikabulkan oleh Tuhan!”

Bagaimana menjawab kritikan itu?